Ampuhnews.com | PALI – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Firdaus Hasbullah menghadiri acara pelepasan siswa-siswi kelas 6 SDIT dan kelas 9 MTs Al Falahiyah Desa Sungai Baung. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kemajuan Indonesia di masa depan sangat bergantung pada kualitas pendidikan generasi muda hari ini.
“Untuk adik-adik kelas 6 SDIT, kalian akan melangkah ke jenjang SMP/MTs. Untuk kakak-kak kelas 9 MTs, kalian akan melanjutkan ke SMA/SMK atau pondok pesantren. Jangan jadikan kelulusan ini sebagai akhir. Jadikan ini sebagai pintu awal untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi,” ujar Firdaus di hadapan siswa, guru, dan orang tua.
Ia mengutip pesan Imam Syafi’i bahwa “barangsiapa menuntut kemuliaan tanpa ilmu, maka ia seperti orang yang memanjat pohon tanpa tangga.” Menurut Firdaus, Desa Sungai Baung dan Kabupaten PALI membutuhkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berani untuk melanjutkan estafet pembangunan daerah.
Menyikapi tantangan pendidikan di era digital, Firdaus mengakui mendidik anak saat ini tidak mudah. Pengaruh gawai, media sosial, dan pergaulan menjadi tantangan berat bagi guru dan orang tua. Namun ia optimis fondasi agama yang ditanamkan di SDIT dan MTs Al Falahiyah akan membuat siswa kuat menghadapi perubahan zaman.
Sebagai Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus menyampaikan komitmen lembaga legislatif untuk terus mengawal anggaran pendidikan. Komitmen itu meliputi penyediaan beasiswa, pembangunan ruang kelas baru, serta peningkatan sarana prasarana, khususnya di sekolah swasta dan madrasah.
“Sekolah swasta dan madrasah adalah mitra pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa. DPRD PALI akan memastikan mereka mendapat perhatian yang adil,” tegasnya.
Firdaus menekankan bahwa investasi pada pendidikan adalah investasi untuk keberhasilan bonus demografi Indonesia. Jika generasi muda dibekali ilmu, akhlak, dan keberanian, maka masa depan bangsa akan lebih cerah.
Ia menitipkan dua pesan kepada siswa yang dilepas. *Pertama*, jaga akhlak dan shalat. “Ilmu tanpa akhlak seperti pohon tanpa buah. Apa pun prestasi kalian nanti, jangan pernah tinggalkan shalat dan hormati orang tua serta guru.” *Kedua*, jangan takut bermimpi besar. Anak Sungai Baung, katanya, bisa menjadi dokter, insinyur, guru, pengusaha, bahkan pemimpin daerah jika mau belajar dan berusaha.
Mengakhiri sambutan, Firdaus mengucapkan selamat kepada seluruh siswa. Ia berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang membawa kemajuan bagi PALI dan Indonesia.(*)






