Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Perkuat Pengendalian Karhutla di Muba, PT RHM Bangun Sekat Bakar 890 Meter

Ampuhnews.com Musi Banyuasin – Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah HP Lalan Mendis, Medak, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, terus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi berbagai pihak.

PT Rimba Hutani Mas (PT RHM) turut mendukung upaya tersebut dengan membangun sekat bakar sepanjang sekitar 890 meter, disertai pemadaman darat, patroli, pemantauan, serta dukungan operasi udara.

Penanganan di lapangan melibatkan PT RHM bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Lalan Mendis, TNI, Polri, Manggala Agni, Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA), masyarakat, serta sejumlah perusahaan di sekitar lokasi. Dalam kegiatan tersebut, KPH Lalan Mendis turut mengerahkan personel pemadam dan peralatan pemadaman untuk mendukung upaya pengendalian di lapangan.

Kebakaran di wilayah tersebut pertama kali terdeteksi pada 15 September 2026 melalui pemantauan menara api. Sejak saat itu, tim gabungan melakukan pemadaman dan pemantauan dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

Salah satu langkah yang diperkuat adalah pembangunan sekat bakar yang mulai dikerjakan pada 19 September 2026. Hingga 22 September, sekat bakar yang telah dibangun mencapai sekitar 890 meter dengan lebar berkisar 6–8 meter dan pengerjaannya masih terus dilanjutkan.

Untuk mendukung percepatan pekerjaan, PT RHM mengerahkan 12 unit excavator. Sekat bakar tersebut dibangun sebagai salah satu upaya untuk menghambat pergerakan api sekaligus mengurangi risiko penyebaran kebakaran ke area di sekitarnya.

Bersamaan dengan pembangunan sekat bakar, pemadaman dari darat terus dilakukan dengan dukungan pompa, jaringan selang, dan berbagai peralatan pemadaman. Mobilisasi personel serta peralatan dilakukan sesuai kebutuhan untuk memperkuat penanganan di sejumlah titik.

Upaya pengendalian juga didukung dari udara menggunakan helikopter Kamov PK-KII untuk patroli dan water bombing. Dalam operasi tersebut, helikopter melaksanakan dua sorti dengan total 46 kali water bombing.

Kepala KPH Lalan Mendis, Amiril, S.Hut., menilai dukungan berbagai pihak, termasuk PT RHM, membantu memperkuat upaya pengendalian karhutla yang dilakukan bersama di lapangan.

“Penanganan karhutla memang membutuhkan keterlibatan dan koordinasi berbagai pihak. Dukungan PT RHM melalui personel, peralatan, alat berat, maupun dukungan lainnya turut membantu upaya pengendalian yang sedang dilakukan bersama di lapangan,” ujar Amiril.

“Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus terjaga, terutama dalam mendukung pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah Lalan Mendis,” tambahnya.

Fire Marshal PT RHM, Agung Pratama, mengatakan pembangunan sekat bakar merupakan bagian dari rangkaian upaya pengendalian yang dilakukan secara terpadu bersama berbagai unsur di lapangan.

“Pembangunan sekat bakar kami lakukan untuk membantu menghambat pergerakan api. Langkah ini berjalan bersama pemadaman darat, patroli, pemantauan, dan dukungan udara yang dilakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak di lapangan,” kata Agung.

Menurut Agung, kolaborasi menjadi salah satu faktor penting dalam pengendalian karhutla karena kondisi di lapangan dapat berubah dan membutuhkan respons yang disesuaikan dengan situasi.

“Fokus bersama adalah mengendalikan api dan mencegah penyebarannya ke wilayah yang lebih luas. Karena itu, personel, peralatan pemadaman, alat berat hingga dukungan helikopter dikerahkan sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Lokasi kebakaran berada di luar wilayah konsesi PT RHM. Meski demikian, perusahaan turut mengerahkan personel, peralatan pemadaman, alat berat, dan dukungan udara sebagai bagian dari upaya bersama pengendalian karhutla di Kabupaten Musi Banyuasin.

Hingga 22 September 2026, pembangunan sekat bakar masih berlangsung bersamaan dengan pemadaman darat, patroli, pemantauan, serta dukungan operasi udara oleh tim gabungan (Ril/Zul).

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan

Popular Articles