Ampuhnews.com Palembang – Puluhan massa tergabung dalam Koalisi Aktivis Muda Indonesia (KAMI) gelar aksi damai di Depan Kantor Walikota Palembang, Jum’at (15/3/2025).
Aksi tersebut digelar terkait temuan dilapangan terkait dugaan tidak bersinerginya beberapa oknum Pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Palembang.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator Aksi, Yogi Bob, yang mengatakan bahwa melalui aksi damai hari ini, KAMI mendukung segala bentuk kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) yang saat ini dipimpin oleh H Ratu Dewa sebagai Walikota, Prima Salam sebagai Wawako dan Aprizal Hasyim yang menjabat Sekda Kota Palembang.
“KAMI dengan tegas mendukung seluruh kebijakan Pemerintah Kota Palembang untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Palembang,” ucapnya.
Ia ungkapkan terkait temuannya dilapangan, adanya adanya beberapa dugaan tidak bersinerginya pejabat dan ASN dengan pimpinan Pemkot Palembang, salah satu diantaranya dalam penanganan banjir dan Lurah Pulokerto tidak berada di Kantor pada saat disidak oleh Walikota Palembang.
“Dalam hal ini sinergi antara Walikota dengan Wakil Walikota Palembang sudah baik, tetapi para anak buahnya belum bekerja dengan baik, artinya tidak bersinerginya mereka dengan Pimpinan Pemkot Palembang,” ungkapnya Yogi Bob.
Untuk mendukung seluruh kebijakan Pemkot Palembang, melalui aksi damai hari, KAMI menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya masalah outsourcing, banjir, kebijakan dan ASN yang tidak bersinergi, beretika, wanprestasi dalam bekerja segera mengundurkan diri atau dipindahkan secara tidak hormat.
“Ada beberapa Kepala Dinas, salah satunya di Dinas PSDA, dimana kami monitor dilapangan tidak ada perubahan dalam hal penanganan masalah banjir yang terjadi dimana-mana, bahkan di Kuburan juga banjir,” bebernya.
Lanjut dia mengapresiasi Walikota Palembang mengambil tindakan tegas terhadap pencopotan jabatan Lurah Pulokerto yang dipindahkan menjadi staf di Kantor Camat Gandus, karena tidak ada di kantor pada saat jam kerja.
“Hal ini menjadi contoh bagi para pejabat dan ASN yang tidak profesional dalam bekerja di lingkungan OPD Pemkot Palembang,” ujarnya Yogi Bob.
Terakhir Yogi Bob sampaikan seperti yang dikatakan oleh Wawako Palembang, Prima Salam, bahwa pencopotan jabatan tersebut bukannya benci, tetapi menjadi bagian dari pembenahan diri bagi pejabat dan ASN untuk menjadi lebih baik.
“Kepada ASN dan Pejabat dilingkungan OPD Pemkot Palembang dengan kepemimpinan Ratu Dewa dan Prima Salam, jangan pernah main-main untuk tidak mensejahterakan dan bertindak tidak adil terhadap masyarakat Kota Palembang,” pesannya.
Sementara Aksi tersebut disambut baik oleh Asisten 3 Setda Kota Palembang, Alex Ferdinadus yang mengapresiasi atas aksi yang dilakukan oleh KAMI, yang menyampaikan aspirasinya sebagai kontrol sosial dalam rangka untuk mendukung program-program Ratu Dewa dan Prima Salam yang pro rakyat.
“Kepada pejabat dan ASN yang tidak bisa bekerja dan mengikuti perintah Ratu Dewa sebagai Walikota dam Prima Salam sebagai Wawako Palembang silahkan mundur,” tutupnya Alex (Zul).






