Ampuhnews.com Banyuasin – Dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi (OKM) 2025, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan pengecekan jalur mudik sejumlah titik strategis di wilayah jalan lintas Palembang – Banyuasin, Jum’at (14/3/2025).
Titik strategis tersebut berada diwilayah Kabupaten Banyuasin diantaranya yaitu
Simpang Y Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Telapa, Simpang serong menuju exit tol Banyuasin rest area KM 397 yang sedang dikerjakan pembangunannya yang menuju Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba) dan Provinsi Jambi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Karops Polda Sumsel Kombes Pol M Anis Prasetio Santoso SH SIK, Dirsamapta Polda Sumsel Kombes Pol Mohammad Rendra Salipu SIK, Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK, Kabag binops Ditlantas Polda Sumsel AKBP Finan Sukma Rapdita SH SIK MH, Ps Kasubdit Kamsel Kompol Polin EA Pakpahan SH SIK MSi dan Kasat Pjr Ditlantas Polda Sumsel Mamad Dana Prawira SH.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, kelancaran arus lalu lintas, serta mendeteksi potensi hambatan maupun titik rawan kecelakaan, khususnya menjelang arus mudik lebaran,” kata Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol M Pratama Adhyasastra SIK SH MH.
Ia sampaikan bahwa salah satu fokus utama dalam kegiatan ini yaitu di jalan simpang serong jalan lintas Sumatera kabupaten Banyuasin yang menghubungkan Kabupaten Muba dan Provinsi Jambi melalui exit Tol Kabupaten Banyuasin
Selain itu ia juga meninjau langsung lokasi serta situasi dan kondisi jalan tol Banyuasin direst area Km 397 yang sedang dikerjakan Pembangunannya, yang nantinya akan menjadi alternatif direncanakan menjadi titik rekayasa lalu lintas untuk pengalihan arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan.
“Pengecekan dilakukan pada titik-titik hambatan di sepanjang jalur mudik roda dua, terutama pada ruas Banyuasin hingga simpang Betung yang kerap menjadi lokasi padat arus kendaraan pemudik,” ujarnya Pratama.
Lanjut Alumni Akpol 91 ini terangkan bahwa sebagai bagian dari persiapan matangnya OKM 2025, Ditlantas Polda Sumsel juga turut melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Perhubungan provinsi Sumsel, Jasa Raharja Sumsel, BPTD Kelas II Sumsel, PT Hutama Karya dan PT Waskita.
“Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana-prasarana pendukung dan pelayanan kepada masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran,” terangnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa perkiran puncak arus mudik Lebaran Tahun 2025 pada 28-30 Maret.
“Terjadinya puncak arus mudik itu diperkirakan antara 28 – 30 Maret, sedangkan puncak arus balik pada, 5-7 April 2025,” katanya dalam acara Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang dipimpin Menko Polkam Budi Gunawan di Jakarta Selatan, Senin (10/3/2025).
Guna menjaga keamanan lalu lintas saat mobilitas mudik Lebaran, dia mengatakan bahwa Korlantas Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat 2025 dalam dua versi yaitu ada yang melaksanakan 17 hari dan 14 hari.
“Untuk Operasi Ketupat yang melaksanakan 17 hari ada diwilayah 8 Polda mulai dari Lampung sampai dengan Bali dilaksanakan mulai 23 Maret. Sedangkan 14 hari untuk wilayah 28 polda yang akan dilaksanakan mulai 26 Maret,” pungkasnya Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (humaspoldasumsel/Zul)






