Ampuhnews.com | Palembang, -Banyaknya terjadi aksi demonstrasi di berbagai wilayah Indonesia, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda(GP) Ansor Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sahabat Arismin, S,Pd menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan kenyamanan daerah.
Ajakan tersebut ditegaskan sebagai bentuk wujud komitmen Gerakan Pemuda Ansor dalam mendukung terciptanya demokrasi yang sehat, tertib, dan bermartabat.
Menurut Arismin, demonstrasi adalah wujud kebebasan bagi rakyat dalam menyampaikan aspirasi dan sudah di atur dan di lindungi oleh UUD Pasal 28E dan UU No.9 Tahun 1998. Namun, ia menegaskan bahwa pelaksanaannya harus tertib, aman, damai serta berada dalam koridor hukum serta menjunjung tinggi nilai kesatuan dan persatuan.
“Kami Gerakan Pemuda Ansor mendukung penuh kebebasan berpendapat, tapi jangan sampai aksi damai malah justru terjadi kericuhan ”tegasnya.
Ketua Gerakan Penuda Ansor PALI sapaan akrabnya Imin, Di tengah kondisi dan gejolak yang melanda negeri ini tentu kita sebagai masyarakat harus bijak dalam mengambil sikap, minimal meredam dan tetap menjaga kedamaian negeri bukan malah sebaliknya menimbulkan gejolak baru.
“Yaa minimal kita harusnya ikut mententramkan daerah kita, bukan malah sebaliknya mengambil kesempatan dan memanfaatkan keadaan untuk kepentingan politik dan pribadi, apalagi menjadi provokator membenturkan antar masyarakat itu sendiri untuk menimbulkan gejolak yang baru.” tegasnya
Ia menegaskan sangat mengutuk keras serta akan melaporkan kepada pihak yang berwajib, apabila terjadinya kerusakan fasilitas umum.
“Demo boleh saja, namun apabila adanya kerusakanan dan kericuhan kami Gerakan Pemuda Ansor menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusifias dan ketertiban di Kabupaten PALI” ucapnya
Gerakan Pemuda Ansor menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir untuk menjadi orang yang bijak dan menjaga kondusifitas di daerah, jangan mudah terprovokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Marilah kepada masyarakat PALI kita harus menjadi masyarakat yang cerdas, bijak serta mendamaikan dan menentramkan di tengah konflik yang melanda bangsa kita saat ini bukan malah mengambil kesempatan dalam kesempitan bukan malah menghasut dan memprovokasi untuk menebar kebencian”. tutupnya. (Enggi Marlisa)






