Ampuhnews.com | Palembang, – Massa Gerakan Tolak Korupsi (Galaksi) Sumatera Selatan sambangi Kantor Kejati Sumsel untuk melakukan aksi damai terkait dugaan
Dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN )!pada kegiatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
“Gerakan Tolak Korupsi Provinsi Sumatera Selatan Penggiat korupsi menyatakan bahwa korupsi adalah tindakan yang menyimpang dari tugas-tugas resmi jabatan Negara karena keuntungan status atau uang yang berkaitan dengan individu, keluarga dekat, kelompok sendiri atau melanggar aturan pelaksanaan beberapa tingkah laku pradi,”ujar Dasri NH Koordinator Aksi. Rabu (12/11/25).
Berikut Poin Kegiatan yang diduga terindikasi KKN sbb :
Dalam Kegiatan BPBD Banyuasin Banyak Relawan Karlıutla Banyuasin yang Dilibat Bertugas dan Bekerja Ada 5 Posko Dan Jumlah 1 Posko Terdiri Dari 10 Petugas Dan Relawan Karhutla Satu Relawan Karhutia Mendapatkan Honor Perhari+ Rp 150.000. Dikali 30 Hari Jadi Total Satu Relawan 4500.000.X 10 Orang Relawan Perposko Jadi Total Rp 45.000.000. Dalam Satu Bulan Dan Dikali 5 Posko Sebanyuasin Maka Total Honor Satu Bulan Untuk Lima Posko Rp 225.000.000.
Miris nya dalam kegiatan tersebut masih saja ada Oknum Korlap yang Diduga Nakal Untuk Memungut Kembali Setoran Cash Dari Beberapa Kriteria Relawan Kurang Lebih Satu Relawan Dipintak Kembalikan Setor Cash Berpariasi Sejumlah Kurang Lebih Rp 1500,000. Sd Rp 2.000.000 Jika Satu Posko Anggap Saja diambil Rata rata Mengembalikan Setor Cash Kepada Oknum 6 Sampai 7 Orang Relawan Artinya 7X5 Posko Jadi Ada Total Kurang Lebih 35 Orang Dikali Setor Cash Sejumlah Rp 1.500.000 Maka Ada Total Kurang Lebih Rp 52.500.000 Perbulan Yang Dikumpulkan Diduga Oleh Oknum korlap Nakal Tersebut..
“Jika Ini Satu Bulan Bagaimana Kalau Aktivitas Ini Berjalan Berbulan Bulan Berapa Banyak Uang Tersebut Yang Dipungut Dan Dan Pungli Dari Relawan,”jelasnya.
Relawan Karhutla Adalah Garda Terdepan Dan Peran Jasa Nya Sangat Mulia Dan Penting Untuk Keselamatan Hutan Rawa Dan Keselamatan Pangan Dan Kebun Masyarakat Harusnya Disejahterakan Mereka Bukan Malah Dipotong Honor Nya.
Menyikapi Hal tersebut, maka kami (Galaksi) Gerakan Tolak Korupsi akan Melakukan Aksi Demonstrasi dan meminta Kepada Kejati Sumsel Untuk Segera sbb ;
1.Mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Agar Segera Membentuk Tim Khusus Lapangan Dan Turun Ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyuasin Untuk Memeriksa Kepala BPBD Banyuasin Untuk Dimintai Keterangan Serta Mengusut Tuntas Terkait Honor Relawan Karhutla Yang Sebagian Diduga Beberapa Kniteria Relawan Dipintak Kembali Setor Cash Kepada Oknum Korlap.
2.Mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Untuk Memeriksa Dan Memanggil Penanggung Jawab Anggaran Minyak Dalam Satu Posko Relawan Karhutla Rp 35.000.000 Diduga Tidak Direalisasikan Seratus Persen Maksimal.
3.Mendesak Kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Untuk Memanggil Kepala BPBD Banyuasin dan Kurlap Posko Relawan Karhutla, dan Pihak yang diduga Terlibat didalam nya untuk dimintai Keterangan dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan dugaan tindak Pidana Korupsi
4.Tegakkkan supremasi Hukum Tangkap dan Adili Koruptor !!
Sementara itu, Kajati Sumsel yang di Wakili oleh Kasi Pemkum Kejati Sumsel Vanny Yulia Eka Sari SH MH mengatakan terima kasih kepada kawan-kawan Galaksi Sumsel yang telah melakukan aksi di Kejati Sumsel.
“Terkait permasalahan BPBD Kabupaten Banyuasin akan kami sampaikan dengan Pimpinan,”tutupnya.






