Ampuhnews.com | Palembang, – Meninggalnya H Kms. Halim Ali (H. Alim) Tokoh Masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel), serta melihat carut marutnya dunia Peradilan dalam hal menegakkan Keadilan, terutama di Sumatera Selatan terkusus di Kota Palembang.
Hal tersebut mendapat tanggapan dari H. Bana Djuni, SH.,MBA Ketua Gerakan Dukung dan Bela Prabowo Sumatera Selatan (Garda Prabowo Sumsel), kepada awak media, Selasa (27/01/26).
H. Bana Djuni, mengatakan saya sebagai Ketua Garda Prabowo Sumsel menanggapi berbagai reaksi yang timbul di Masyarakat dan Tokoh Masyarakat dari berbagai kalangan.terutama di Sumatera Selatan.
“Terkait Kasus persidangan terhadap H. Kms Halim Ali (H. Alim) terkesan terlalu dipaksakan oleh Hakim dan Jaksa, melihat kondisi Almarhum H. Kms Halim Ali pada saat itu dalam kondisi sakit parah dan uzur berdasarkan hasil rekam medis,’ujarnya
“Hakim dan Jaksa kelihatan kejar target atau kejar tayang tampa peduli dengan kondisi Almarhum H. Kms Halim Ali yang sedang sakit dan uzur, tampa memperdulikan azas Kemanusiaan yang beradab yang terkesan adanya pelanggaran HAM,”jelasnya.
”Agar tidak terjadi kesimpang siuran di seluruh elemen Masyarakat pada saat ini, kami setuju dengan pendapat dari Tokoh Nasional Bapak Jendral (Purn) Susno Duaji Mantan Bareskrim agar Hakim dan Jaksa diperiksa apakah ada pelanggaran HAM atau kode etik yang dilakukan, biar kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti yang dialami oleh Almarhum H. Halim Ali (H. Alim) serta harus ada pihak yang bertanggung jawab dengan kejadian ini,”pungkas H Bana Djuni. (*)






