Sabtu, Januari 31, 2026
- Advertisment -spot_img
BerandaNewsCACA Sumsel Minta Kejati Sumsel Usut Tuntas Dugaan Persekongkolan Jahat antara Perusahaan...

CACA Sumsel Minta Kejati Sumsel Usut Tuntas Dugaan Persekongkolan Jahat antara Perusahaan dan Oknum Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Prov. Sumsel

Ampuhnews.com | Palembang – Puluhan massa Corporation Anti Coruption Agency Sumatera Selatan (CACA SUMSEL) menggelar aksi di Kejati Sumsel terkait dugaan adanya Persekongkolan Jahat antara Perusahaan dan Oknum Dinas Pekerjaan Umum Bina marga Provinsi Sumatera Selatan.

Aksi massa yang di koordinatori oleh Reza Fahlepie Ketua CACA SUMSEL di dampingi oleh
Mukri AS, Dasri NH, dan Juwardi sebagai Kolap kepada awak media mengatakan, dalam upaya menjalankan “Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemeberantasan Korupsi, Regulasi Mengamanatkan asas Transparansi, Keterbukaan dan Kompotitif dalam melaksanakan Pengadaan barang/jasa. Dengan mematuhi Prinsip Efisien, Efektif, Adil dan Akuntabel. Rabu (20/08/25)

Oleh karena itu,”Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan (CACA SUMSEL) Sambangi Kejati Sumsel untuk melakukan aksi terkait Pembangunan Proyek Dinding Penahan Tanah Ruas Jalan Bts. Kabupaten Muara Enim SP. Air Dingin- Kabupaten Lahat sebesar 6 Milyar Sumber Dana CSR PT. Supreme Energy Rantau Dedap,”ujar Reza.

“Bahwa Pembangunan Dinding Penahan Tanah Tersebut sudah dilakukan sebelum surat Permohonan Pengajuan dari PT. Supreme Energy Rantau Dadap Tanggal 5 Desember 2024 tertujuh Kepada kepala Dinas PU Binas Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan, Prihal Laporan Kejadian Longsor Area Publik Road Sukarame,”tambahnya.

Surat tersebut dibalas oleh Kepala Bidang Pengembangan Jaringan Jalan Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan Pada Tanggal 17 Desember, Kabid PJ Bina Marga Mengatakan bahwa Penanganan akibat Longsor belum bisa dilakukan dikarenakan Anggaran di Tahun 2024 tidak tersedia lagi. Penanganan akibat Longsor akan di anggarkan Pada Tahun 2025, hal tersebut berkontradiksi dengan Jawaban surat kepala Dinas PU Binas Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera selatan Mengatakan Bahwa Tidak ada Anggaran Pada Tahun 2025 untuk Penanganan Longsor di Desa Sukarme Kabupaten Lahat.

“Diduga adanya Persekongkolan Jahat antara Perusahaan dan Oknum Dinas Pekerjaan Umum Bina marga Provinsi Sumatera Selatan, diduga Pekerjaan tersebut terindikasi Hanya mengeluarkan Dana ± 2 Milyar,”ucapnya dengan nada keras

Reza berharap agar Laporan ini Segera di TIndaklanjuti pihak Kejati Sumsel sebab terkait adanya dugaan KKN.

Adapun tuntutan kami di Kejati Sumsel sbb ;

1.USUT TUNTAS SEGERA Dugaan Korupsi Pembangunan Proyek Dinding Penahan Tanah Ruas Jalan Bts. Kabupaten Muara Enim SP. Air Dingin- Kabupaten Lahat sebesar 6 Milyar

2.LAKUKAN AUDIT INVESTIGATIR FORENSIK SECARA KOMPREHENSIF DAN INDEPENDEN BERSAMA BPK! Hitung Secara Pasti dan Taransparan Total Kerugian negara.

3.Meminta KEJATI SUMSEL, untuk memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Bidang Pengembangan Jaringan Jalan Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan Serta PT. Supreme Energy Rantau Dedap dan Seluruh Pihak-Pihak yang terindikasi Terlibat untuk dimintai keterangan dan Klarifikasi.

Aksi massa CACA Sumsel di terima oleh Kajati Sumsel yang di Wakili oleh Burnia Jaksa Fungsional Kejati Sumsel yang mengatakan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas informasi dan tak henti-hentinya untuk melaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel).

“Terkait laporan yang sudah di laporkan, kami sampaikan perkara tersebut sudah di Pidsus dan untuk kedepannya nanti akan kami informasikan kembali,”pungkasnya.

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Populer

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
RELATED ARTICLES