Senin, Maret 2, 2026
- Advertisment -spot_img
BerandaNewsDiduga Terang Terangan Gudang Penampungan Crude Palm Oil Seperti Kebal Hukum

Diduga Terang Terangan Gudang Penampungan Crude Palm Oil Seperti Kebal Hukum

Ampuhnews.comO| GAN ILIR – Seolah ingin menguji nyali hukum dan wibawa Korps Bhayangkara, sebuah gudang penampungan Crude Palm Oil (CPO) yang diduga kuat ilegal terang-terangan menantang hukum. Bagaimana tidak, aktivitas “kencing” minyak sawit yang dikelola oleh oknum bernama Satria ini beroperasi dengan jemawa tepat di jantung Kecamatan Indralaya Utara, hanya sejauh lemparan batu sekitar 200 meter dari markas Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir.

Hukum Diinjak, Aparat Bak “Macan Ompong”?

Pemandangan di Km 35, Desa Tj. Baru pada Sabtu (28/02/2026) benar-benar mengiris logika publik. Truk-truk tangki hijau besar keluar-masuk dengan pongah ke area berpagar kayu di koordinat Lat -3.206702°, Long 104.626537°. Jarak yang begitu dekat dengan Mapolres Ogan Ilir memicu spekulasi liar: Apakah aparat memang buta, atau sengaja menutup mata karena sudah “kenyang” disumpal?

“Sangat tidak masuk akal! Jaraknya cuma 200 meter. Suara mesin truk itu pasti terdengar sampai ke kantor polisi. Jika tidak ditindak, jangan salahkan jika rakyat menganggap ada ‘permainan’ di balik meja antara pemilik gudang dan oknum aparat,” teriak salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan karena takut akan intimidasi.

Sosok “Satria” yang Kebal Hukum

Identitas pengelola pun bukan rahasia lagi. Di lokasi, pengurus gudang secara blak-blakan menyebut nama Satria sebagai bos besar. Nama ini kini menjadi sorotan tajam. Publik bertanya-tanya, siapa sebenarnya Satria ini? Mengapa bisnisnya begitu sakti hingga tak tersentuh meski baunya sudah menusuk hidung hingga ke meja penyidik Polres?

Negara Dirampok, Lingkungan Dirusak

Bukan sekadar masalah izin, aktivitas ilegal ini adalah bentuk perampokan terhadap pajak negara dan potensi kerusakan lingkungan yang nyata. Pembiaran terhadap gudang CPO milik Satria ini adalah preseden buruk yang menunjukkan bahwa di Ogan Ilir, aturan bisa ditekuk oleh kepentingan segelintir mafia.

Rakyat Menagih Nyali Kapolres

Kini, bola panas ada di tangan Kapolres Ogan Ilir. Masyarakat tidak butuh sekadar patroli seremoni, rakyat butuh tindakan konkret:

Gerebek dan Tangkap: Buktikan bahwa Polres Ogan Ilir bukan bawahan mafia CPO.

Transparansi atau Mosi Tidak Percaya: Jika gudang milik Satria tetap berjalan, maka wajar jika publik menuntut evaluasi total terhadap kinerja Kapolres.

Hingga detik ini, operasional ilegal tersebut masih berjalan mulus seolah mendapat “restu” tak kasat mata. Akankah hukum benar-benar ditegakkan, atau justru jarak 200 meter itu hanyalah jarak aman bagi para pemain ilegal untuk berbagi upeti?
4 pilar

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Populer

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
RELATED ARTICLES