Sabtu, Januari 31, 2026
- Advertisment -spot_img
BerandaNewsDitetapkannya Rektor UBD Palembang Sebagai Tersangka, Sebagai Upaya Kriminalisasi Ungkap Kuasa Hukumnya

Ditetapkannya Rektor UBD Palembang Sebagai Tersangka, Sebagai Upaya Kriminalisasi Ungkap Kuasa Hukumnya

Ampuhnews.com Palembang – Reinhard Watimena, selaku Kuasa Hukum Rektor Universitas Bina Darma (UBD) Palembang, Prof Dr Sunda Ariana MPd MM, angkat bicara terkait ditetapkannya kliennya sebagai tersangka Tindak Pidana (Tipid) pengelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusua (Dittipideksus) Bareskrim Polri.

“Benar klien kami atas nama Sunda Ariana selaku Rektor UBD, oleh penyidik dittipideksus ditetapkan sebagai tersangka sebagaimana tindak pidana yang dimaksudkan,” katanya kepada awak media ampuhnews.com melalui WhatsApp, Minggu (2/6/2025).

Selaku kuasa hukum, Menurutnya tindakan penyidik Dittipideksus dalam menetapkan status tersangka terhadap kliennya terkesan terlalu subjektif dan dipaksakan. Hal tersebut dikarenakan belum adanya Putusan Perdata yang Inkract terkait sengketa kepemilikan hak atas tanah.

“Atas tindakan tesebut Klien kami merupakan korban dari sistem peradilan pidana yang tidak fair,” ujarnya Reinhard.

Lanjut Reinhard terangkan bahwa Pihaknya menganggap tindakan ini sebagai bentuk upaya kriminalisasi oleh penegak hukum kepada kliennya yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Ada begitu banyak ketidaksesuaian fakta atau ketidakbenaran sehingga berakhir pada penerapan hukum yang sangat dipaksakan oleh penyidik dittipideksus bareskrim polri dalam penetapan status tersangka terhadap klien kami,” terangnya.

“Tentang sanggahan kami terkait anggapan subjektifitas penyidik dalam menjalankan kewenangannya akan kami sampaikan melalui hak jawab kami dalam menindaklanjuti pemberitaan beberapa media,” tandasnya Reinhard (Ril/Zul).

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Populer

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
RELATED ARTICLES