Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Dituduh Selingkuh, Dosen Palembang Laporkan Istri Mantan Atasan ke Polda Sumsel

Ampuhnews.com | PALEMBANG — Perkara dugaan pencemaran nama baik menyeret seorang dosen di Palembang, Leni Sabrina,ke jalur hukum. Leni mengaku mengalami kerugian secara pribadi maupun profesional setelah dirinya dikaitkan dengan isu perselingkuhan yang menurutnya tidak pernah dilakukan.

Merasa nama baiknya diserang dan reputasinya terdampak, Leni kemudian mengambil langkah hukum dengan melaporkan perkara tersebut kepada Polda Sumatera Selatan.

Perkara tersebut tercatat dalam laporan polisi yang diajukan Leni. Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang diterbitkan Ditreskrimsus Polda Sumsel, perkara tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan.

Dalam SP2HP itu disebutkan adanya dugaan tindak pidana terkait penyerangan kehormatan atau nama baik melalui informasi dan/atau dokumen elektronik, serta dugaan manipulasi informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik.

Berawal dari Konflik Internal

Menurut keterangan Leni, persoalan tersebut bermula dari konflik internal yang terjadi sejak awal 2024 di Jakarta dan kemudian berdampak terhadap dirinya yang saat itu bekerja pada salah satu kantor cabang di Palembang.

Leni mengaku dirinya kemudian dikaitkan dengan persoalan rumah tangga mantan atasannya. Akibat konflik tersebut, hubungan kerja Leni disebut berakhir pada Februari 2025.

Namun, menurut Leni, persoalan tidak berhenti setelah dirinya keluar dari pekerjaan tersebut.

Ia mengaku isu yang mengaitkan dirinya dengan persoalan rumah tangga tersebut kemudian sampai ke lingkungan tempat kerja barunya. Leni menyebut kondisi tersebut berdampak terhadap posisi dan reputasinya sebagai tenaga akademik.

“Atas dugaan perselingkuhan ini, saya sangat-sangat dirugikan. Saya merasa terzalimi, tersakiti, dan nama baik saya sudah tercemar,” ujar Leni, Senin (21/9/2026).»

Leni menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan sebagaimana tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Karena itu, ia memilih menempuh jalur hukum untuk memperoleh kejelasan sekaligus memulihkan nama baiknya.

Kuasa Hukum: Jangan Campurkan Klien dengan Persoalan Rumah Tangga Orang Lain

Kuasa hukum Leni, Adv. Idasril Faisal Tanjung, S.E., S.H., M.H., M.M., mengatakan langkah hukum yang ditempuh kliennya merupakan upaya untuk mendapatkan perlindungan hukum sekaligus memulihkan nama baik yang menurut kliennya telah terdampak.

“Klien kami telah menempuh jalur hukum karena merasa nama baik dan reputasinya dirugikan. Kami menghormati seluruh proses yang sedang dilakukan oleh penyelidik Polda Sumsel dan berharap perkara ini ditangani secara profesional, objektif, serta berdasarkan alat bukti,” ujar Idasril.

Menurutnya, persoalan utama bukan sekadar mengenai tuduhan pribadi, tetapi mengenai dampak yang dirasakan kliennya setelah dirinya dikaitkan dengan persoalan rumah tangga pihak lain.

“Klien kami tidak ingin persoalan rumah tangga orang lain dibebankan kepada dirinya. Kalau memang ada tuduhan terhadap klien kami, silakan dibuktikan secara hukum. Jangan sampai seseorang harus menanggung kerugian terhadap pekerjaan, reputasi dan kehidupan sosialnya hanya karena tuduhan yang belum terbukti,” tegasnya.

Idasril menambahkan bahwa pihaknya menyerahkan proses pembuktian kepada aparat penegak hukum.

“Kami tidak ingin menghakimi siapa pun. Kami hanya meminta proses hukum berjalan secara transparan dan profesional. Bila ada bukti, silakan diuji. Bila tidak ada, nama baik klien kami harus dipulihkan,” katanya.

Meminta Kepastian dan Keadilan

Leni berharap proses hukum dapat memberikan kepastian terhadap persoalan yang selama ini menurutnya telah memengaruhi kehidupan pribadi dan profesionalnya.

“Saya hanya ingin kebenaran terungkap. Saya ingin nama baik saya kembali dan tidak lagi dikaitkan dengan sesuatu yang tidak pernah saya lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan SP2HP Ditreskrimsus Polda Sumsel, perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan penyelidik menyatakan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelapor, saksi-saksi serta berkoordinasi dengan ahli ITE.

Proses hukum tersebut selanjutnya diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai fakta sebenarnya dari perkara yang dilaporkan Leni.

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan

Popular Articles