Ampuhnews.com | Palembang, – Garda Prabowo akan melakukan aksi demonstrasi di Mapolda Sumsel terkait dugaan pungutan serta dugaan pengawalan terhadap pengangkut batubara yang melalui sungai musi.
Demikian dikatakan Ketua Garda Prabowo DKD Sumsel H Bana Djuni malalui Ketua Satgasus Feri Yandi kepada awak media, Jum’at (07/05/25).
Menurut Feri, dalam modusnya diduga tugboat milik Pelindo menarik tongkang Batubara mulai dari musi 6 – ampera lanjut musi 4.
Setelah itu berganti Tugboat milik agen kapal yang sudah bekerja sama dengan pemilik batubara dengan di kawal Spedd bertuliskan PILOT .
“Diduga Agen kapal dan pemilik batubara setoran Rp80 juta persekali trip ngolong di bawah jembatan ampera diperkirakan kebocoran dan pungli di lakukan melalui setoran 20 – 25 trip tongkang lewat jembatan Ampera 30 x 80 juta — 2,4 miliar per hari. Diduga uang itu di nikmati segelintir orang dan di bagi-bagi ke oknum pejabat di sumsel,” katanya.
Menurut Feri, berdasarkan hasil investigasi dilapangan dugaan pungli tersebut sudah cukup lama.
“Sesuai arahan dari Ketua Umum Garda Prabowo H Fauka Noor Farid melalui Ketua Sumsel H Bana Djuni kami akan memantau semua indikasi penyalahgunaan serta kebocoran anggaran dan mendukuing program Presiden RI bapak Prabowo Subianto. Apalagi ketua umum Grada Prabowo merupakan satfsus Presiden tentu hal ini sangat menjadi perhatian bagi Garda PPrabowo,” katanya.
Sehingga pihaknya meminta KPK-Mabes Polri untuk melakukan investigasi ke PT Pelabuhan indonesia (Persero) Regional 2 Palembang Sumatera Selatan. Agar menyelidiki permasalahan yang disampaikan Garda Prabowo untuk dipertanggungjawabkan. (*)






