Sabtu, Januari 31, 2026
- Advertisment -spot_img
BerandaNewsIni Capaian Kinerja Polda Sumsel Selama Tahun 2025

Ini Capaian Kinerja Polda Sumsel Selama Tahun 2025

Ampuhnews.com Palembang – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) gelar release capaian kinerja Tahun 2025 di Auditorium Gedung Presisi Lantai 7 Mapolda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Kemuning Kota Palembang, Rabu (31/12/2025).

Pres release akhir Tahun tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH, didampingi Kepala SPN, Brigjen Pol Slamet Widodo SIK, Kabid Humas, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH.

Selain itu juga didampingi Direktur Ditreskrimum, Kombes Pol Johannes Bangun SSos SIK MH, Direktur Ditreskrimsus, Kombes Pol Bagus Suropratomo Oktobrianto, Direktur Ditresnarkoba, Kombes Pol Yulian Perdana SIK, Kabid Propam, Kombes Pol Raden Azis Safiri, Irwasda, Karo SDM dan Karo Ops.

Dalam paparannya, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi sampakan bahwa terkait dengan bidang rekrutmen Polri Tahun 2025, Polda Sumsel telah melaksanakannya dengan Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis (BETAH).

Setelah dilaksanakan rekrutmen tersebut, jumlah personel Polda Sumsel Tahun 2025 sebanyak 15.879 personel terdiri dari anggota Pori sebanyak 15.396 personel dan PNS Polri sebanyak 483 personel.

“Dari seluruh jumlah personel Polda tersebut, yang mendapatkan penghargaan (reward) sebanyak 1072 personel terdiri dari Pin Emas Kapolda Sumsel sebanyak 114 personel dan piagam Polda Sumsel sebanyak 959 personel” katanya.

Terkait dengan Punishment (hukuman), Tahun 2025 anggota Polda Sumsel yang mendapatkan pelanggaran disiplin sebanyak 191 perkara dan Tahun 2024 sebanyak 146 perkara. Sedangkan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) Tahun 2025 sebanyak 17 perkara dan Tahun 2024 sebanyak 21 perkara.

“Untuk pelanggaran disiplinnya Tahun 2025 bagi anggota Polda Sumsel dibandingkan Tahun 2024 mengalami peningkatan 45 perkara dengan persentase 30,82 persen. Sedangkan PDTH Tahun 2025 mengalami penurunan 4 perkara dibandingkan Tahun 2024 dengan persentase 19,05 persen,” ungkapnya Andi.

Dibidang keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas), jumlah pelanggaran lalu lintas pada Tahun 2024 sebanyak 202.117 kasus, sedangkan Tahun 2025 sebanyak 158.182 kasus dan mengalami penurunan sebanyak 43.935 kasus.

Dari total jumlah pelanggaran lalu lintas tersebut tercatat jumlah kecelakaan padaTahun 2024 sebanyak 2.577 kasus. Sedangkan Tahun 2025 sebanyak 2.736 kasus yang mengalami penurunan sebanyak 159 kasus.

“Korban luka berat dalam kasus kecelakaan pada Tahun 2024 sebanyak 986 orang dan Tahun 2025 sebanyak 969 orang atau mengalami penurunan sebanyak 17 orang. Sedangkan untuk korban meninggal dunia Tahun 2024 sebanyak 778 orang dan Tahun 2025 sebanyak 671 orang atau mengalami penuruan sebanyak 107 orang,” ujarnya.

Di bidang kriminalitas, jumlah Tindak Pidana Umum (Tipidum) Tahun 2024 tercatat sebanyak 14.382 perkara sedangkan Tahun 2025 sebanyak 11.885 perkara, yang mengalami penurunan sebanyak 2.497 perkara atau 17,36 persen.

Dalam sisi penyelesaiannya, perkara Tipidum tersebut Pada Tahun 2024 sebanyak 8.517 perkara sedangkan Tahun 2025 sebanyak 7.110 perkara dan mengalami penurunan sebanyak 1.407 perkara atau 16,52 persen.

Kemudian jumlah Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Tahun 2024 tercatat sebanyak 359 perkara sedangkan Tahun 2025 sebanyak 609 perkara, yang mengalami peningkatan sebanyak 250 perkara atau 69,64 persen.

Dalam sisi penyelesaiannya, perkara Tipidsus tersebut Pada Tahun 2024 sebanyak 260 perkara sedangkan Tahun 2025 sebanyak 205 perkara dan mengalami penurunan sebanyak 55 perkara atau 21,15 persen.

Sedangkan dalam perkara Narkotika Tahun 2024 tercatat, sebanyak 1.661 perkara sedangkan Tahun 2025 sebanyak 1.913 perkara. Penyalahgunaan narkotika Tahun 2025 mengalami peningkatan sebanyak 252 perkara atau 15,17 persen.

Dalam sisi penyelesaiannya, perkara penyalahgunaan narkotika tersebut Pada Tahun 2024 sebanyak 2.024 perkara sedangkan Tahun 2025 sebanyak 1.593 perkara dan mengalami penurunan sebanyak 431 perkara atau 21,29 persen.

Lajut Andi menegaskan bahwa Polri khususnya Polda Sumsel senantiasa meneguhkan komitmennya untuk menjalankan fungsi konstitusional secara optimal.

“Kepada semua stakeholder, warga masyarakat dan wartawan, kami ucapkan terima kasih atas segala masukan, kontrol, koreksi, kritik, saran dan berbagai partisipasinya selama ini kepada Polda Sumsel,” ucapnya.

Lebih lanjut dia sampaikan bahwa kedepan dengan didasari tekad dan komitmen yang kuat untuk mengabdi sebagai polisi pelindung, pengayom dan pelayanan pada era 4.0 dan society 5.0.

“Kita berharap kepada semua pihak dan warga masyarakat dapat melakukan kerjasama pengawasan atas kinerja Polda Sumsel guna membangun Polda Sumsel yang dipercaya dan dapat memenuhi tuntutan serta harapan masyarakat,” tandasnya Andi (Zul).

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Populer

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
RELATED ARTICLES