Sabtu, Januari 31, 2026
- Advertisment -spot_img
BerandaNewsPengprov Federasi Savate Sumsel, Sukses Gelar Kejurda Pertama Savate Tahun 2025, Ini...

Pengprov Federasi Savate Sumsel, Sukses Gelar Kejurda Pertama Savate Tahun 2025, Ini Ungkapnya Amiruddin Sandy

Ampuhmews.com Palembang – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Savate Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) gelar penutupan kegiatan ujian kepelatihan wasit dan juri Savate bersamaan dengan Kejuaraan Daerah (Kejurda) pertama Savate Sumsel Tahun 2025.

Kegiatan yang dihadiri Ketua Umum Federasi Savate Indonesia, Ir Eko Puji Raharjo dan Ketua KONI Kota Palembang, H Anton Nurdin, berlangsung di Gedung SIS, Jalan Letda Abdul Rozak Kecamatan Ilir Timur Dua Kota Palembang, Minggu (7/12/2025).

Ketua Umum Federasi Savate Sumsel, Dr Amiruddin Sandy SSTP MSi mengatakan bahwa kegiatan atau event yang diselenggarakan oleh Pengprov Federasi Savate Sumsel, hari ini berjalan dengan baik dan lancar.

“Alhamdulilah saat ini, kita sudah mempunyai 62 wasit olahraga Savate di tingkat provinsi kelas C dan B. Tahun depan kita sudah bisa menyelenggarakan pertandingan sendiri tanpa mengundang wasit dari Jakarta,” ucapnya.

Ia berharap mudah-mudahan melalui kegiatan ini, kedepan olahraga Savate akan lebih maju dan banyak diminati, karena selama 2 (dua) hari ini, banyak pengetahuan baik wasit maupun atlet Savate.

“Walaupun olahraga Savate baru di Sumsel, atlet-atlet yang ada saat ini, sudah layak untuk mengikuti event-event di tingkat nasional dan hanya tinggal kita poleskan sedikit saja. Begitupun wasit yang ada, akan kami ikut sertakan di event tingkat nasional dan internasional” ujarnya Amiruddin.

Lanjut Amiruddin jelaskan bahwa dalam olahraga Savate ada 4 (empat) katagori pertandingan yaitu Assaut, Pre Combat, Combat dan Canne de Combat.

Katagori Assaut, hanya fokus pada teknik dengan kontak terkendali yang menekankan ketepatan dan keindahan gerakan, bukan kekuatan penuh, mirip dengan olahraga sparring yang terkontro.

Pre Combat, pertarungan mengunakan kontak penuh, tetapi masih menggunakan head Huard atau pelindung penuh, karena poin dicetak melalui pukulan dan tendangan yang kuat.

Combat (pertarungan), menggunakan kontak penuh, dimana petarung tidak menggunakan head Guard dan hanya memakai pelindung gigi dan selangkangan.

Canne de Combat (pertarungan memakai tongkat) seperti mirip anggar, tetapi dalam katagori ini, penggunaan tongkat sebagai alat bela diri.

“Katagori pertandingan yang kita gunakan dalam Kejurda Savate Sumsel Tahun 2025, yaitu Assaut dan Combat,” bebernya.

Lebih lanjut Amiruddin sampaikan bahwa setelah ini, rencananya atlet-atlet yang terbaik dalam event Kejurda ini, akan diikut sertakan dalam kejuaraan Savate di Uluwatu, Bali pada 26 Desember 2025 mendatang.

“Dalam kejuaraan tersebut kita akan membawa atlet-atlet terbaik dari Kejurda pertama Savate Sumsel. Mudah-mudahan mereka bisa ikut dan menjadi juara, sehingga mengharumkan nama Provinsi Sumsel,” harapnya.

Dalam hal ini dia ungkapkan bahwa pihaknya mempunyai target, atlet savete dari Sumsel bisa mengikuti kejuaraan tingkat Asia di Nepal, pada Mei 2026 mendatang.

“Hal ini masih dalam proses, tentunya masih ada seleksi untuk mengikuti Treining Center atau pemusatan latihan di Bandung, Jawa Barat yang akan dipertemukan dengan seluruh atlet dari seluruh Provinsi se-Indonesia dan ini menjadi target kita,” ungkapnya Amiruddin.

Terakhir Amiruddin tambahkan bahwa pihaknya diminta oleh Ketum Federasi Savate Indonesia, Sumsel harus segera dibentuk club sampai ke tingkat Pengcab Savate.

“Saat ini di Kota Palembang baru ada 5 (lima) club olahraga Savate diantaranya yaitu The Game MMA, Warrior, Harimau Dempo, Harukaza dan PAC. Kami juga akan mendorong Pengcab agar diwilayahnya dibentuk club,” tandasnya Amiruddin (Zul).

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Populer

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
RELATED ARTICLES