Ampuhnews.com | Palembang, – GURULAB-AI: Membangun Kompetensi Guru melalui Pendampingan Artificial Intelligence Berbasis Deep Learning di SMPN 1 Indralaya Utara.

Oleh: Nila Sari, S. Pd., M. Pd., Drs. Emil El Faisal, M. Si., Kurnisar, S. Pd., M. H., Dr. Edwin Nurdiansyah, S. Pd., M. Pd., Dr. Sulkipani, S. Pd., M. Pd., Rike Erlande, M. Pd., Dian Novitasari, Rela Jumita, Sri Rahmayani, Zebbi Alfandra, M. Zaky Fathurrahman
Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Guru tidak lagi hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar. Kehadiran Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu inovasi yang mampu membantu guru menyusun perangkat pembelajaran secara lebih efisien, mulai dari perencanaan pembelajaran, penyusunan bahan ajar, media pembelajaran, hingga asesmen, tanpa mengurangi kualitas maupun kesesuaiannya dengan kurikulum.
Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Sriwijaya menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan platform Gurulab.ai di SMP Negeri 1 Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 31 guru dari berbagai mata pelajaran sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital pendidik dalam memanfaatkan teknologi berbasis AI untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.
Sebelum pelaksanaan pelatihan, tim pengabdian Universitas Sriwijaya terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan guru serta menyusun rencana kegiatan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pembelajaran di SMP Negeri 1 Indralaya Utara. Tahap koordinasi ini menjadi dasar dalam merancang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan guru sehingga kegiatan dapat berjalan lebih efektif.
Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence dalam dunia pendidikan sekaligus pengenalan platform Gurulab.ai. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai peran AI sebagai teknologi pendukung yang dapat membantu guru meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menyusun perangkat pembelajaran.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penggunaan Gurulab.ai secara langsung. Melalui pendampingan intensif dari tim pengabdian, para guru mempelajari berbagai fitur yang tersedia pada platform tersebut, seperti penyusunan modul ajar dan rencana pembelajaran, pencarian sumber belajar yang relevan, pembuatan media presentasi, hingga penyusunan soal dan asesmen pembelajaran berbasis AI.
Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari diskusi, demonstrasi, hingga praktik penggunaan platform. Melalui kegiatan ini, peserta berhasil mempraktikkan penggunaan Gurulab.ai untuk menghasilkan modul ajar, media pembelajaran, dan instrumen asesmen yang dapat dimanfaatkan secara langsung dalam proses pembelajaran di kelas.
Selain meningkatkan keterampilan digital guru, pelatihan ini juga menanamkan pemahaman mengenai pemanfaatan AI secara bijaksana dalam dunia pendidikan.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pelatihan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru, melainkan sebagai alat bantu yang mendukung kreativitas, produktivitas, dan efektivitas kerja guru. Guru tetap berperan sebagai pengambil keputusan utama dalam menentukan tujuan, strategi, dan pendekatan pembelajaran, sementara AI dimanfaatkan untuk membantu mempercepat proses penyusunan perangkat pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, Universitas Sriwijaya menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan melalui penguatan kompetensi guru.
Diharapkan kemampuan yang diperoleh selama pelatihan dapat terus dikembangkan dan diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Negeri 1 Indralaya Utara.(*)






