Sabtu, Januari 31, 2026
- Advertisment -spot_img
BerandaNewsUsai Kukuhkan 663 Alumni Diwisuda UNSRI ke-175, Ini Ungkapnya Prof Dr Taufiq...

Usai Kukuhkan 663 Alumni Diwisuda UNSRI ke-175, Ini Ungkapnya Prof Dr Taufiq Marwa SE MSi Terkait UKT

Ampuhnews.com Palembang – Rektor Universitas Sriwijaya (UNSRI) Prof Dr Taufiq Marwa SE MSi, kukuhkan 663 alumni Program Pascasarjana, Sarjana dan Diploma pada wisuda ke-175 di Auditorium Unsri kampus Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (Ilir) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (18/12//2024).

“Dari 663 alumni yang mengikuti wisuda kw-175 hari ini terdiri dari 89 orang alumni Program Pascasarjana, 555 orang Program Sarjana dan 19 orang Program Diploma,” katanya.

Ia mengucapkan selamat kepada seluruh alumni UNSRI yang baru atas keberhasilannya dalam menyelesaikan dan menggapai gelar akademiknya, sehingga mengikuti wisuda hari ini.

“Semoga ilmu yang diperolehnya selama menyelesaikan pendidikannya di UNSRI diberkahi Allah SWT dan keberhasilannya hari ini, menjadi awal untuk menggapai keberhasilan selanjutnya dimasa yang akan datang,” ucapnya Taufiq.

Lanjut Taufiq juga ucapkan terima kasih kepada semua seluruh pimpinan dan civitas akademika UNSRI, orang tua alumni baru dan para penyandang dana yang telah memberikan bantuan pembiayaan berupa beasiswa, sehingga mereka dapat menyelesaikan studinya dan diwisuda hari ini.

“Diwisuda ke-175, ada 11 orang alumni yang mendapatkan beasiswa, masing-masing berasal dari Bank Indonesia sebanyak 4 orang, Bank Central Asia 3 orang, Yayasan Marubeni 3 orang dan Djarum sebanyak 1 orang,” bebernya.

Terkait isu naiknya Uang Kuliah Tunggal (UKT) UNSRI, dia ungkapkan bahwa pada saat UNSRI diusulkan menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), Rektor sebelumnya, Prof Dr Ir H Anis Saggaff telah menandatangani fakta integritas, salah satunya yaitu tidak menaikan UKT.

“Berdasarkan Permenristekdikti Nomor 39 Tahun 2017, bahwa besaran UKT ditentukan berdasarkan ekonomi atau kemampauan orang tua. Bahkan ada yang tidak membayar UKT dan mendapatkan uang saku Rp 750 ribu,” ungkapnya Taufiq.

Terakhir Taufiq terangkan bahwa UKT tersebut untuk mahasiswa pola penerimaannya melalui Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Presatasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

“Sedangkan untuk mahasiswa melalui jalur mandiri, yang jumlahnya 30 persen dari SNBP dan SNBT tentu biayanya mahal tidak sama dengan melalui jalur SNBP dan SNBT, seperti Fakultas Kedokteran harus ada uang muka,” pungkasny Taufiq (Zul).

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Populer

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
RELATED ARTICLES