Ampuhnews.com | Palembang — Dalam waktu dekat, Laskar Sumsel akan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Aksi tersebut sekaligus akan disertai dengan penyampaian laporan pengaduan resmi terkait adanya dugaan tindak pidana pemufakatan jahat atas penyelewengan dan korupsi Dana Desa di salah satu desa yang berada di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.
Menurut Bung Jacklin, Direktur Investigasi Laskar Sumsel, fokus pengawasan yang dilakukan mengerucut pada penggunaan Anggaran Dana Desa Tahun 2024 serta realisasi triwulan pertama Dana Desa Tahun 2025. Dari hasil pemantauan dan telaah dokumen Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), ditemukan banyak kejanggalan dan ketidaksesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil di lapangan.
“Temuan ini memperkuat dugaan adanya penyimpangan yang mengarah pada praktik korupsi yang dilakukan secara terstruktur. Kami menduga ada indikasi pemufakatan jahat dalam pengelolaan Dana Desa tersebut,” tegas Jacklin dalam pernyataan resminya.
_Bung Jacklin menilai, dana yang seharusnya diperuntukkan untuk pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan warga, justru kuat dugaan telah disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu demi kepentingan pribadi dan kelompok._
Dengan aksi ini, Laskar Sumsel menuntut Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan segera menindaklanjuti dugaan penyelewengan tersebut, mengusut aktor-aktor yang terlibat, serta memproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
“Korupsi dana desa adalah pengkhianatan terhadap rakyat. Kami tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas.
Cukup sudah! Kami mendesak Kejati Sumsel segera bertindak, jangan hanya jadi penonton. Bongkar mafia dana desa, tangkap para pelakunya, dan seret ke meja hijau. Jika Kejaksaan Tinggi tutup mata, kami pastikan akan datang dengan gelombang aksi yang lebih besar lagi.
Jacklin, menegaskan bahwa mereka tidak akan pernah berhenti mengawal kasus ini. “Uang rakyat bukan untuk dirampok. Korupsi dana desa adalah kejahatan kemanusiaan. Kami akan lawan sampai tuntas!” pungkasnya.(*)






