Ampuhnews.com Palembang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) dititik lokasi ketiga, dalam rangka Bulan Suci Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Sumsel tersebut secara resmi dibuka oleh Sekda Provinsi Sumsel, Dr Drs H Edward Candra MH yang dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj Fenrita Lustia dan Ketua Darma Wanita Provinsi Sumsel, Ny Hj Desy Kasnayati Edward.
OPM tersebut disupport dan didukung oleh instansi vertikal, BUMN dan BUMD yang ada di wilayah Sumsel salah satunya PT Tirta Sriwijaya Maju (TSM) yang merupakan BUMD Pemprov Sumsel.
Sekda Sumsel, H Edward Candra mengatakan bahwa selama Bulan Suci Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan meningkat, sehingga menimbulkan inflasi.
“Oleh karena itu Ramadhan dan Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemprov Sumsel memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui kegiatan OPM dan GPM, salah satunya hari ini di Halaman Kantor Gubernur,” ujarnya.
Ia beberkan bahwa bahan pangan pokok yang dijual dengan harga yang terjangkau, dalam kegiatan OPM ini diantaranya yaitu beras, minyak goreng, gula, cabai, bawang merah, bawang putih, telur, daging dan ayam.
“Pesannya Gubernur Sumsel sampaikan ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Semoga dengan adanya kegiatan OPM ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya Candra.
Sementara Dirut PT TSM (Perseroda), Adib Ubaidillah SE MM CRGP mengatakan sebagai BUMD Provinsi Sumsel, PT TSM akan mendukung sepenuhnya kegiatan OPM yang dilaksanakan oleh Pemprov Sumsel.
“Bentuk dukungan dalam OPM ini, pihaknya menjual bahan pangan berupa bawang merah untuk membantu masyarakat dengan harga yang terjangkau,” katanya.
Lanjut dia ungkapkan bahwa barang merah dengan total sebanyak 295 kilogram, yang dibeli langsung dari Pasar Induk dengan harga Rp 30 ribu perkilogram dan akan dijual kembali kepada masyarakat dalam OPM hari dengan harga Rp 20 ribu perkilogram.
“Harga jual bawang merah tersebut disubsidi oleh PT TSM sebesar Rp 10 ribu perkilogram, sehingga harganya jualnya lebih murah 30 persen dari pada harga pasar,” ungkapnya Adib.
Lebih lanjut Adib beberkan bahwa untuk anggaran kegiatan OPM ini, dialokasikan dari dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, untuk kepentingan masyarakat.
“PT TSM dalam kegiatan OPM ini sudah ketiga kalinya berpartisipasi untuk membantu masyarakat apalagi di Bulan Suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ini, kita tahu kebutuhan masyarakat meningkat,” ujarnya.
“Semoga dengan adanya OPM ini, masyarakat benar-benar terbantu, sehingga meringankan beban ekonomi mereka terutama saat harga kebutuhan pokok (Sembako) meningkat,” tutupnya Adib (Zul).






