Ampuhnews.com | Palembang, – Massa Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan (DP-JAKOR Sumsel) menggelar aksi demontrasi di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan, Jalan Aerobik Kampus POM IX Palembang, Sumatera Selatan. Senin (06/07/26).
Massa yang dikoordinatori oleh Fadrianto TH SH dan di dampingi oleh Idil Koordinator Lapangan dalam orasinya mengatakan berdasarkan data dan informasi yang kami (Jakor Sumsel ) dapatkan terkait dugaan pelanggaran Undang undang yang diduga dilakukan oleh PT. Aneka Bumi Pratama Palembang yang bergerak dibidang bidang manufaktur dan pengolahan karet remah (crumb rubber).
Dan, Perusahaan yang merupakan bagian dari Itochu Group ini mengolah bahan baku karet alam menjadi produk setengah jadi yang berada Wilayah Pulo Kerto Gandus RT. 004/02 Кес. Gandus Kota Palembang.
“Berdasarkan data yang kami (Jakor Sumsel) dapatkan bahwa diduga PT. Aneka Bumi Pratama Palembang diduga melakukan Pencemaran Lingkungan akibat Pengelolaan Limbah yang tidak memadahi serta diduga tidak mampu mengendalikan Limbah Miliknya,”ujar Ketua Jakor Sumsel.
Lebih lanjut, sehingga PT. Aneka Bumi Pratama Palembang diduga melanggar Pasal 98 Undang Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal 10 miliar rupiah. PT. Aneka Bumi Pratama Palembang sebagai Perusahaan yang memiliki izin usaha bertanggung jawab atas seluruh kegiatan Produksinya termasuk dampak lingkungan yang ditimbulkannya.
PT. Aneka Bumi Pratama Palembang wajib memastikan bahwa kegiatan Industri dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, termasuk terkait perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dan kami duga bahwa PT. Aneka Bumi Pratama Palembang tidak mempu mengendalikan dan mengelola Limbah Industri secara baik Sehingga PT. Aneka Bumi Pratama Palembang Mendapatkan PROPER MERAH yang dikeluarkan oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor: 1581 tahun 2026
Serta, Perbuatan yang dilakukan oleh PT. Aneka Bumi Pratama Palembang di wilayahnya merupakan Perbuatan FRASA yaitu keadaan Berkurangnya uang, barang atau kekayaan milik Negara akibat perbuatan atau suatu kejadian tertentu yang seperti Rusaknya Lingkungan Hidup, Perbuatan yang dilakukan oleh PT. Aneka Bumi Pratama Palembang hampir sama seperti kasus timah bangka yang telah mejadi YURISPRUDENSI tentang frasa hukum Dan Kerusakan lingkungan akibat perbuatan yang dilakukan oleh PT. Aneka Bumi Pratama Palembang masuk katagori kerugian Negera sebagaimana contoh kasus yang telah ditetapkan oleh Kejaksaan Angung republik indonesia terkait kerusakan lingkungan di Provinisi Bangka.
Adapun tuntutan kami Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan Meminta ;
1.Meminta Gubernur Sumatera Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel Untuk Mencabut Izin Usaha PT. Aneka Bumi Pratama Palembang yang diduga mencemari Lingkungan.
2.Meminta Gubernur Sumatera Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel untuk Menyegel PT. Aneka Bumi Pratama Palembang sebab diduga tidak menjaga kelestarian linkungan
3.Meminta Gubernur Sumatera Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel untuk berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan agar Menetapakan Pimpinan PT. Aneka Bumi Pratama Palembang Menjadi tersangka atas kerusakan Lingkungan di Wilayah Kecamatan Gandus Kota Palembang
4.Dan juga, kami Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk Segera Menangkap Pimpinan dan Managemen PT. Aneka Bumi Pratama Palembang yang telah diduga merusak Lingkungan di Wilayah Gandus Kota Palembang
5.Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan agar Menetapkan Pimpinan PT. Aneka Bumi Pratama Palembang dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp 100 miliar karena diduga telah dengan sengaja merusak lingkungan dan mengancam hidup orang banyak
6.Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk segera menangkap Pimipinan PT. Aneka Bumi Pratama Palembang yang diduga telah merusak Lingkungan dan diduga mencemari linkungan
7.Tutup PT. Aneka Bumi Pratama Palembang Sekarang Juga
8.Meminta Polda Sumsel untuk Mengusut Tuntas dugaan Kerusakan lingkungan di wilayah Gandus Kota Palembang yang diduga akibat dari Pengelolaan Limbah yang tidak memadai Milik PT. Aneka Bumi Pratama Palembang
9.Meminta Polda Sumatera Selatan Menangkap Pelaku Kejahatan Lingkungan
10.Meminta Polda Sumatera Selatan untuk segera Menyita Aset Milik PT. Aneka Bumi Pratama Palembang
Aksi massa Jakor Sumsel, di terima oleh, Dr. Yulkar Pramilus ST MT Kepala Bidang Penegakan Hukum Peraturan Perundang – Undangan Peran Serta Masyarakat mengatakan terima kasih kepada Jakor Sumsel yang telah menyampaikan aspirasi secara terbuka ke Dinas Lingkungan Hidup dan dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan untuk yang kedua kalinya.
”Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan akan hadir untuk masyatakat dalam rangka menjalankan amanat yang sudah di berikan kepada kami,”ujarnya.
Atas aspirasi minggu kemarin, kami sudah menindaklanjuti secara administrasi dan ada beberapa perusahaan yang sudah kami panggil, selanjutnya akan kami Verifikasi ke lapangan sesuai peraturan perundang – undangan.
Dan,”selanjutnya untuk laporan yang baru ini akan segera di tindaklanjuti,”pungkasnya.






