Ampuhnews.com | Palembang, – Massa Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan (JAKOR SUMSEL) sambangi Kantor Walikota Palembang untuk melakukan aksi unjuk rasa damai terkait adanya dugaan AROGANSI yang dilakukan oleh Kepala Bagian Protokol Kota Palembang di Media Sosial dalam menanggapi Kritik Sosial dalam hal Persoalan Banjir di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Selasa (05/05/26).
Aksi massa JAKOR yang di Koordinatori oleh Fadrianto TH di dampingi oleh Idil Kordinator Lapangan dalam orasinya,” mengatakan sehubungan dengan data dan informasi yang kami (Jakor) dapatkan terkait dugaan AROGANSI yang dilakukan oleh Kepala Bagian Protokol Kota Palembang di Media Sosial dalam menanggapi Kritik Sosial dalam hal Persoalan Banjir di Kota Palembang,”ujarnya.
Lebih lanjut Fadrianto TH, menjelaskan respon yang diduga diberikan oleh Kepala Bagian Protokol Kota Palembang secara Arogan dan mengaitkan dengan Proses Pilkada masa lalu merupakan tidak yang tidak mencerminkan Pejabat Publik yang terbuka dan siap menerima keritik.”Dan seharusnya Kepala Bagian Protokol Kota Palembang menanggapi kritik tersebut dengan kepala dingin dan menjadikan kritikan tersebut merupakan masukan, dan bisa menjadi sarana Diskusi yang Konstruktif di ruang media Sosial bukan mengiring kearah Politik Masa lalu,”jelasnya.
Dan, kami (Jakor) duga Pengangkatan dan atau Penunjukan Saudari “P” sebagai Kepala Bagian Protokol Kota Palembang saat ini tidak tepat dan harus di MUTASI dan diganti untuk Menjaga nama baik walikota Palembang.
Serta,” kami (Jakor) duga Pengangkatan Kepala Bagian Protokol Kota Palembang tidak menggunakan sistem MERIT yang diatur dalam undang-undang Nomor 5 tahun 2024 yang mengketedepankan (KUALIFIKASI, KOMPETENSI, KINERJA, INTEGRITAS DAN MORALITAS).
‘Perilaku yang diduga ditunjukan oleh Kepala Bagian Protokol Kota Palembang di Media SOSIAL dalam menanggapi Kritik Sosial bertentangan dengan apa yang ditunjukan oleh Walikota dan Wakil Walikota Palembang,”tambahnya.
Dimana, Walikota dan Wakil Walikota Palembang sering kali menunjukan Sikap Humanis di Media Sosial bahkan berinteraksi dengan masyarakan luas di media sosial bahkan Kritik dijadikan alat Evaluasi agar kinerja menjadi lebih baik.
Oleh, karena itu kami (Jakor Sumsel) meminta Walikota Palembang sbb ;
1.Meminta Walikota Palembang dan Wakil Walikota Palembang segera Fokus dalam Penataan Kota Palembang dalam mengatasi Banjir
2.Meminta Walikota Palembang dan Wakil Walikota Palembang segera memecat dan menganti kepala Bagian Protokol Kota Palembang
3.Meminta Kepala Bagian Protokol Kota Palembang segera mundur dari jabatannya.
“Ini aksi yang pertama kami (Jakor Sumsel) tidak menuntut kemungkinan akan ada aksi lanjutan lagi, apabilah dalam waktu dekat tidak di tanggapi dari Walikota Palembang,”pungkasnya.
Sementara itu, massa aksi Jakor Sumsel di terima oleh Walikota Palembang yang di Wakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Masyarakat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang, Robert Edison Hendri, S.STP MH mengatakan mengucapkan terima kasih kepada Jakor Sumsel yang telah melakukan aksi secara damai, yang telah memberikan masukan, saran dan aspirasinya.
”Terkait mengatasi Banjir dalam beberapa waktu ini pak walikota beserta jajarannya terlibat untuk melakukan upaya-upaya dalam mengatasi Banjir ini salah satunya sudah kita lihat saat ini melakukan penyisiran terhadap gorong-gorong yang tersumbat kita lakukan pembersihan,”ujarnya.
“Mengenai tuntutan Kepala Bagian Protokol Kota Palembang Diduga Arogansi Dalam Menanggapi Kritik Sosial Soal Banjir di kota Palembang aspiranya akan kami sampaikan dengan Pimpinan dalam hal ini kepada Walikota Palembang begitupun dengan Car Free Day (CFD),”tutupnya.






