Jumat, Januari 16, 2026
- Advertisment -spot_img
BerandaNewsTegaskan Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan, Pj Rektor Universitas Sjakhyakirti Komitmen Berikan Yang...

Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan, Pj Rektor Universitas Sjakhyakirti Komitmen Berikan Yang Terbaik Untuk Mahasiswa

Ampuhnews.com Palembang – Mahasiswa Universitas Sjakhyakirti gelar aksi damai, Selasa (24/12/2024), untuk mempertanyakan kepada pihak kampus terkait adanya isu dualisme kepemimpinan di Universitas Sjakhyakirti yang takut mengganggu proses administrasi akademik.

Hal tersebut diungkap secara langsung oleh Koordinator Aksi, M Furqon Afilla Ramadhan kepada awak media saat usai gelar aksi damai tersebut.

“Selain mempertanyakan hal tersebut, kami juga meminta pihak kampus menjamin dan memastikan akademik berjalan dengan lancar dan normal, serta menjamin akreditasi Universitas Sjakhyakirti tidak menurun,” ucapnya.

Sementara dihari yang sama Pejabat (Pj) Rektor Universitas Sjakhyakirti Dr Ir Nur Ahmadi MS didampingi Wakil Rektor II, Chitra Imelda SH MH dan Wakil Ketua I Yayasan Universitas Sjakhyakirti, Suzan Agustri MTI, mengatakan bahwa hal yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut merupakan hal yang positif.

“Wajar mereka melakukan aksi damai hari ini, karena mereka bagian dari Universitas Sjakhtakirti, yang galau takut menjadi korban karena adanya isu dualisme kepemimpinan. Mereka adalah anak-anak kami,” ucapnya.

Secara tegas ia membantah bahwa adanya isu dualisme kepemimpinan Universitas Sjakhyakirti yang belakangan ini mencuat ke publik, karena Rektor saat ini hanya ada satu, tidak ada Rektor yang lain.

“Pada saat saya menjadi Pj Rektor Universitas Sjakhyakirti, Rektor yang lama menyerahkan secara langsung ruangan kerja rektor dan mobil dinasnya. Oleh karena itu tidak ada seperti yang diisukan dualisme kepemimpinan,” tegasnya Nur.

Lanjut Nur Ahmadi sampaikan bahwa isu tersebut tidak berdasar dan hanya upaya untuk menghambat proses akreditasi Universitas Sjakhyakirti yang saat ini sedang berjalan.

“Sepertinya Isu dualisme ini sengaja digiring untuk menunda proses akreditasi universitas Sjakhyakirti,” menurutnya.

Terkait dengan kepemimpinan Universitas Sjakhyakirti yang baru, dia terangkan bahwa, pergantian struktur kepemimpinan di Universitas Sjakhyakirti telah berlangsung sesuai mekanisme.

“Semua terkait kepegawaian dan kepengurusan dilaksanakan sesuai prosedur dan jewenangan untuk menentukan dan memilih pejabat di lingkungan universitas sepenuhnya berada di tangan Ketua Pembina Yayasan Sjakhyakirti,” terangnya Nur Ahmadi

Nur Ahmadi sendiri ditunjuk sebagai Pj Rektor berdasarkan keputusan resmi dari Yayasan Perguruan Sjakhyakirti. Selain itu, Suzan Agustri MTI selaku Wakil Ketua 1 kepengurusan yayasan dan Chitra Imelda selaku Pj Wakil Rektor II turut mendukung langkah-langkah yang diambil demi kelancaran administrasi kampus.

Lebih lanjut, Nur Ahmadi menilai, tuduhan yang beredar belakangan ini, termasuk laporan negatif kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI), tidak membantu situasi. Bahkan, laporan itu dianggap sebagai bentuk provokasi yang memanfaatkan mahasiswa untuk kepentingan tertentu.

“Kami di sini fokus bekerja keras untuk menyelesaikan berkas akreditasi yang ditunggu hingga 27 Desember. Namun, malah muncul berita-berita negatif. Kami berharap pihak L2DIKTI mau menerima kami untuk berdiskusi secara terbuka, bukan berdasarkan laporan sepihak,” ungkapnya.

Terakhir dia sampaikan bahwa Pihak universitas dan yayasan memastikan bahwa mereka tetap mengutamakan kepentingan mahasiswa. Layanan akademik, kegiatan perkuliahan, hingga berbagai kebutuhan kampus lainnya terus diupayakan berjalan maksimal meskipun di tengah isu yang beredar.

“Kami berkomitmen memberikan yang terbaik untuk mahasiswa dan menjaga kualitas universitas. Mari bersama-sama fokus membangun, bukan saling menjatuhkan,” pungkas Nur Ahmadi.

Hingga saat ini, Universitas Sjakhyakirti terus berupaya menyelesaikan proses akreditasi dengan optimal. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk menciptakan suasana yang kondusif demi kemajuan dunia pendidikan di Sumatera Selatan. (Ril / Zul).

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan
RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Berita Populer

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
RELATED ARTICLES