Ampuhnews.com | Palembang – Insiden dugaan pengeroyokan terhadap salah seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, yang ditenggarai hingga korban harus mendapat perawatan intensif di ICU, mendapat sorotan dari aktivis muda Sumatera Selatan Rahmat Hidayat, SE.
Rahmat Hidayat, SE selaku Ketua Umum Himpunan Aktivisme Muda Sumatera Selatan (HAMASS), kepada awak media, Senin (24/08/26) mengatakan dalam waktu dekat akan menggelar aksi demonstrasi, mendesak Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan guna menyelidiki kasus tersebut.
Pasalnya,”menurut informasi yang beredar yang menyebutkan warga binaan berinisial J diduga mengalami insiden pengeroyokan sesama warga binaan hingga mengalami luka dan harus menjalani perawatan serius di ruang ICU,”ujarnya.
Informasinya 3 warga bunaan terduga pelaku pengeroyokan telah menjalani oemeriksaan secara internal di Lapas.
kasus ini jangan hanya berhenti pada pemeriksaan warga binaan saja, Kanwil Ditjenpas wilayah Sumsel harus menelusuri akar permasalahan ini, kenapa insiden ini bisa terjadi, apakah terdapat kelalaian petugas, kelalaian KPLP atau Kalapas itu sendiri dalam menerapkan sistem keamanan lapas. Jika ditemukan adanya pelanggaran SOP keamanan dalam lapas semua pihak harus bertanggung jawab.
Kami juga mendesak agar Ditjenpas juga menggandeng APH guna menelusuri apakah terdapat unsur pelanggaran pidana didalamnya.
“Sebab keselamatan dan keamanan warga binaan merupakan hal penting yg menjadi tanggung jawab negara sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menjamin hak warga binaan atas perlakuan manusiawi serta perlindungan dari kekerasan dan tindakan yang membahayakan fisik maupun mental,”pungkasnya.



