Bersama Satpol PP, Bawaslu Palembang Lakukan Penertiban Atribut Publikasi Yang Tak Berizin
1 Jembatan Runtuh di Desa Sukajadi P6, Polres Muba Sigap Membantu Seberangkan Warga dan Anak Sekolah
Aliansi Driver R4 Palembang Menghimbau Seluruh Komunitas Melakukan Off Bid Massal Selama 2 Hari, Ada Apa ?
Pramuka Sumsel Harus Memiliki Kata AMPUH, Berikut Diungkapkan PJ Gubernur Sumsel dan Ketua Kwarda Sumsel
Terkait Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD Empat Lawang, CACA Sumsel Akan Melakukan Aksi Lanjutan ke Kejati Sumsel
Siap Berlaga di Kerjunas Piala Kapolri, PJ Gubernur Sumsel Lepaskan Tim Voli Putra dan Putri Sumsel
Kapolda dan Pangdam Dampingi PJ Gubernur Sumsel Gunakan Helikopter Dauphin Polri Tinjau Jembatan (P6) Lalan
Presiden RI Pertama Pencetus Pertama Lahirnya HAPERNAS, Berikut Beberapa Hal Disampaikan Terkait HAPERNAS Ini
Peringati Kemerdekaan RI ke-79 Tahun, Sebanyak 11.332 Orang Warga Binaan lapas dan Rutan di Sumsel Mendapatkan Remisi
HUT RI ke-79, DPD GRIB Jaya Sumsel Gelar Upacara dan Berbagai Macam Perlombaan
Beranda My Profile
My Profile
Polda Sumsel Dorong Pelayanan Humanis, Kendaraan Patroli Polsek Muara Pinang Difungsikan Antar Jenazah
Ampuhnews.com Empat Lawang— Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat pelayanan publik yang humanis melalui kehadiran personel Polsek Muara Pinang, Polres Empat Lawang, dalam membantu prosesi...
Dituduh Selingkuh, Dosen Palembang Laporkan Istri Mantan Atasan ke Polda Sumsel
Ampuhnews.com | PALEMBANG — Perkara dugaan pencemaran nama baik menyeret seorang dosen di Palembang, Leni Sabrina,ke jalur hukum. Leni mengaku mengalami kerugian secara pribadi maupun profesional setelah dirinya dikaitkan dengan isu perselingkuhan yang menurutnya tidak pernah dilakukan.Merasa nama baiknya diserang dan reputasinya terdampak, Leni kemudian mengambil langkah hukum dengan melaporkan perkara tersebut kepada Polda Sumatera Selatan.Perkara tersebut tercatat dalam laporan polisi yang diajukan Leni. Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang diterbitkan Ditreskrimsus Polda Sumsel, perkara tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan.Dalam SP2HP itu disebutkan adanya dugaan tindak pidana terkait penyerangan kehormatan atau nama baik melalui informasi dan/atau dokumen elektronik, serta dugaan manipulasi informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik.Berawal dari Konflik InternalMenurut keterangan Leni, persoalan tersebut bermula dari konflik internal yang terjadi sejak awal 2024 di Jakarta dan kemudian berdampak terhadap dirinya yang saat itu bekerja pada salah satu kantor cabang di Palembang.Leni mengaku dirinya kemudian dikaitkan dengan persoalan rumah tangga mantan atasannya. Akibat konflik tersebut, hubungan kerja Leni disebut berakhir pada Februari 2025.Namun, menurut Leni, persoalan tidak berhenti setelah dirinya keluar dari pekerjaan tersebut.Ia mengaku isu yang mengaitkan dirinya dengan persoalan rumah tangga tersebut kemudian sampai ke lingkungan tempat kerja barunya. Leni menyebut kondisi tersebut berdampak terhadap posisi dan reputasinya sebagai tenaga akademik.“Atas dugaan perselingkuhan ini, saya sangat-sangat dirugikan. Saya merasa terzalimi, tersakiti, dan nama baik saya sudah tercemar,” ujar Leni, Senin (21/9/2026).»Leni menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan sebagaimana tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Karena itu, ia memilih menempuh jalur hukum untuk memperoleh kejelasan sekaligus memulihkan nama baiknya.Kuasa Hukum: Jangan Campurkan Klien dengan Persoalan Rumah Tangga Orang LainKuasa hukum Leni, Adv. Idasril Faisal Tanjung, S.E., S.H., M.H., M.M., mengatakan langkah hukum yang ditempuh kliennya merupakan upaya untuk mendapatkan perlindungan hukum sekaligus memulihkan nama baik yang menurut kliennya telah terdampak.“Klien kami telah menempuh jalur hukum karena merasa nama baik dan reputasinya dirugikan. Kami menghormati seluruh proses yang sedang dilakukan oleh penyelidik Polda Sumsel dan berharap perkara ini ditangani secara profesional, objektif, serta berdasarkan alat bukti,” ujar Idasril.Menurutnya, persoalan utama bukan sekadar mengenai tuduhan pribadi, tetapi mengenai dampak yang dirasakan kliennya setelah dirinya dikaitkan dengan persoalan rumah tangga pihak lain.“Klien kami tidak ingin persoalan rumah tangga orang lain dibebankan kepada dirinya. Kalau memang ada tuduhan terhadap klien kami, silakan dibuktikan secara hukum. Jangan sampai seseorang harus menanggung kerugian terhadap pekerjaan, reputasi dan kehidupan sosialnya hanya karena tuduhan yang belum terbukti,” tegasnya.Idasril menambahkan bahwa pihaknya menyerahkan proses pembuktian kepada aparat penegak hukum.“Kami tidak ingin menghakimi siapa pun. Kami hanya meminta proses hukum berjalan secara transparan dan profesional. Bila ada bukti, silakan diuji. Bila tidak ada, nama baik klien kami harus dipulihkan,” katanya.Meminta Kepastian dan KeadilanLeni berharap proses hukum dapat memberikan kepastian terhadap persoalan yang selama ini menurutnya telah memengaruhi kehidupan pribadi dan profesionalnya.“Saya hanya ingin kebenaran terungkap. Saya ingin nama baik saya kembali dan tidak lagi dikaitkan dengan sesuatu yang tidak pernah saya lakukan,” ujarnya.Sementara itu, berdasarkan SP2HP Ditreskrimsus Polda Sumsel, perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan penyelidik menyatakan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelapor, saksi-saksi serta berkoordinasi dengan ahli ITE.Proses hukum tersebut selanjutnya diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai fakta sebenarnya dari perkara yang dilaporkan Leni.
KSMI Sumsel Perkuat Pembinaan Sepakbola Mini, Pelatihan Wasit dan Liga Santri Jadi Andalan
Ampuhnews.com | Palembang, - Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan olahraga sepakbola mini melalui pelaksanaan Pelatihan Wasit...
Satreskrim Polres OKI Amankan Perempuan Terduga Pelaku Penusukan Suami
Ampuhnews.com OKI — Polda Sumatera Selatan melalui jajaran Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir bersama Polsek Kayuagung mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di halaman...
Aktivis Sumsel Siapkan Aksi Damai di Jakarta, Desak Pemerintah Perhatikan Persoalan Lahan di OKU...
Ampuhnews.com | Palembang, - Momentum Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September 2026 dimanfaatkan oleh sejumlah aktivis pergerakan di Sumsel untuk melakukan...




