Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Anggaran RSUD BARI Disorot, GRANSI Desak Wali Kota Palembang Evaluasi Manajemen hingga Audit Keuangan

Ampuhnews.com | Palembang – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi (DPP LSM GRANSI) bersama Forum LSM Bersatu menggelar aksi di Kantor Walikota Palembang terkait dugaan permasalahan pengelolaan anggaran serta buruknya pelayanan dan fasilitas di RSUD BARI Palembang.

Aksi yang di motori oleh Supriadi, Ketua GRANSI dan Forum LSM Bersatu meminta pemerintah kota melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSUD BARI, termasuk penggunaan anggaran sejak 2024 hingga 2026. Rabu (09/09/26).

Mereka menyoroti anggaran yang menurut mereka mencapai ratusan miliar rupiah dan antara lain diperuntukkan bagi perawatan gedung serta peralatan kedokteran. Namun, berdasarkan hasil temuan dan pengamatan yang mereka sampaikan, kondisi sejumlah fasilitas rumah sakit dinilai belum mencerminkan besarnya anggaran tersebut.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah kondisi ruang rawat inap VIP. Mereka menyebut terdapat bagian plafon yang bocor, tempat penyimpanan yang rusak hingga fasilitas pemanggil perawat yang disebut tidak berfungsi.

“Jika fasilitas di gedung VIP saja banyak yang tidak layak, bagaimana dengan kondisi gedung di wilayah ruang inap kelas biasa,”ujar Supriadi.

Selain fasilitas gedung, GRANSI dan Forum LSM Bersatu juga mempertanyakan kondisi sejumlah peralatan medis. Mereka menyoroti CT Scan yang disebut sering mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan, sementara anggaran perawatan gedung dan peralatan kedokteran disebut mencapai puluhan miliar rupiah.

Tak hanya persoalan fasilitas dan anggaran, kelompok tersebut turut menyoroti pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD BARI. Mereka mengklaim menerima informasi mengenai adanya dugaan tindakan intimidasi terhadap pasien oleh oknum petugas, khususnya di ruang UGD.

Atas sejumlah persoalan tersebut, GRANSI dan Forum LSM Bersatu menyampaikan empat tuntutan kepada Wali Kota Palembang.

Pertama, mereka mendesak Wali Kota mengevaluasi seluruh pejabat RSUD BARI yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas serta meminta adanya pergantian Direktur RSUD BARI dengan figur yang dianggap lebih profesional.

Kedua, mereka mendesak Wali Kota menginstruksikan Inspektorat untuk melakukan audit terhadap kinerja pejabat RSUD BARI sekaligus memeriksa realisasi anggaran yang mereka duga tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ketiga, mereka meminta Wali Kota Palembang menjalankan amanah masyarakat dan lebih mengutamakan kepentingan serta pelayanan kepada masyarakat.

Keempat, GRANSI dan Forum LSM Bersatu mengancam akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan tersebut tidak segera ditindaklanjuti secara serius.

“Kami akan terus mengawal perjalanan kasus dugaan korupsi yang kami laporkan dan siap menurunkan massa aksi lebih besar apabila aksi yang kami gelar kali ini tidak ditindaklanjuti dengan serius,”pungkasnya.

Sementara itu,.massa aksi GRANSI dan Forum LSM Bersatu di terima oleh Arpansa SKM M.Si
Kabid Pelayanan Bidang Kesehatan kota Palembang, mengatakan tentu kami akan melakukan tindak lanjut terkait aksi orasi hari ini.

Dan, kami akan menyampaikan langsung kepada Pimpinan dan tentunya kami akan melakukan pengecekan kepada Rumah Sakit Bari.

Serta,”kami pastikan akan menindaklanjutinya,”pungkasnya. (*)

Redaksi AmpuhNews
Redaksi AmpuhNews
pimpinan perusahaan

Popular Articles