Ampuhnews.com | Palembang, – Massa Pemerhati Situasi Terkini (PST) kembali sambangi Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) untuk melakukan aksi damai terkait dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Selasa (07/07/26).
Aksi yang di Koordinatori oleh Dian HS,”dalam orasinya mengatakan PST hari ini, sambagai Kejati Sumsel untuk melakukan aksi damai.
“Pemerhati Situasi Terkini (PST) adalah Organisasi Pemuda yang peduli akan
Pemerintahan Daerah maupun Pemerintahan Pusat, dimana tugasnya adalah sebagai Agent Of
Change, Control Sosial, dan merupakan Organisasi yang peduli akan isu-isu sosial dan Korupsi yang
ada di Provinsi Sumatera Selatan. Serta berperan ikut andil dalam menyuarakan aspirasi-aspiras rakyat dan peduli akan tata kelola Pemerintahan Demokratis,”ujarnya.
Maka dari itu, kami sebagai lembaga penggerak, mengajak kepada seluruh komponen yang
tergabung, baik masyarakat, LSM, Pemuda, Mahasiswa, dan Aktivis Provinsi Sumatera selatan untuk
berperan dalam mengawasi roda-roda pemerintahan.
Selain itu guna mendukung dan membantu Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana Korupsi, yang dalam hal ini kami
yang tergabung di dalam PEMERHATI SITUASI TERKINI (PST), hari ini menyampaikan
laporan pengaduan ke Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan, Sekaligus melakukan aksi di Kejati Sumsel terkait dugaan
Indikasi KKN di Dinas Pendidikan Ogan Komering Ilir TA.2023.
Terkait Kegiatan/ Pekerjaan :
KONTRUKSI :“ Penambahan Ruang kelas Baru, DAK 2023 Pembangunan ruang UKS beserta
Perabotnya, DAK 2023 Pembangunan Ruang Perpustakaan beserta Perabotnya, DAK 2023
Pembangunan Ruang Guru Beserta Perabotnya,DAK 2023 Pembangunan Ruang Laboratoium
Beserta Perabotnya,Rehabilitasi sedang / Berat Ruang Kelas, DAK 2023 Pembangunan ruang
laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam Beserta Perabotnya,DAk 2023 Pembangunan Toilet/
jamban beserta Sanitasinya, DAK 2023 Pembangunan Pembangunan Area Bermain beserta
APE Luar Ruang.
PENGADAAN : DAK 2023 Pengadaan Peralatan Teknologi ,Informasi dann Komunikasi
(TIK)” .
Peruntukan :
1.TK NEGERI DAN SWASTA tersebar di OKI
2.SD NEGERI DAN SWASTA tersebar di OKI
3.SMP NEGERI DAN SWASTA tersebar di OKI, JUMLAH TOTAL
RP.45.410.791.000.00,-
Yang kami duga penuh dengan kecurangan ;
1.Pekerjaan di duga sudah di kondisikan yang mengerjakannya.
2.Perusahaan yang mengerjakannya mendapatkan 5 pekerjaan bahkan lebih.
3.Pekerjaan tersebut yang mengerjakan adalah Perusahaan itu itu saja.
Sehubungan dengan adanya dugaan indikasi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) pada
kegiatan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun Anggaran 2023, khususnya terkait proyek konstruksi dan pengadaan dengan total anggaran sebesar Rp.45.410.791.000,00,
Maka,.dengan ini PST Menyatakan Sikap dan meminta Kejati Sumsel sbb ;
1.Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk segera melakukan telaah dan
penyelidikan mendalam atas dugaan KKN di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten OKI.
2..Mendesak Kepala Kejati Sumsel beserta jajarannya untuk segera memanggil dan
memeriksa ;
a.Kepala Dinas Pendidikan Kab. OKI
b.Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pelaksana Kegiatan serta pihak-pihak lain yang terlibat.
3.Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk menindak oknum pejabat yang diduga
menyalahgunakan wewenang demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
4.Menegaskan bahwa PST akan terus mengawal permasalahan ini hingga tuntas sebagai
bentuk kontrol sosial demi terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, massa aksi PST di terima oleh Kajati Sumsel yang di Wakili oleh, Kasi Penkum Kejati Sumsel, Iwan Setiadi SH MH mengatakan terima kasih kepada PST yang telah melakukan aksi damai di Kejati Sumsel.
“Terkait apa yang di sampaikan dan di laporkan hari ini ke Kejati Sumsel akan kami tindak lanjuti, berikan kepercayaan kepada kami (Kejati Sumsel),”jelasnya.






